Tips Meningkatkan Peringkat Artikel Pada Mesin Pencarian Selain Dengan SEO

154 0

Sering kita mendengar dan baca dari internet supaya website atau artikelnya banyak yang baca harus menggunakan SEO ( Search Engine Optimizer ) agar artikelnya ada diperingkat pertama pencarian. Sayangnya konsep ini sudah ketinggalan zaman, kita sebaiknya menggantikan SEO dengan menggunakan fitur ini yang akan jauh lebih berguna untuk meningkatkan peringkat artikel pada mesin pencarian.

Banyak orang yang mengaplikasikan SEO justru gagal, ini karena mereka secara tidak sadar membuat artikel untuk mesin bukan artikel yang menarik dibaca oleh manusia.  Padahal google menggunakan perilaku manusia untuk menentukan peringkat pada hasil pencarian. Bingung?  Maksutnya begini  ketika manusia membaca artikel, kita tahu jelas artikel yang bagus dan yang tidak. Artikel yang bagus biasanya akan dibaca dalam waktu yang lama,sering direkomendasikan, dan kita tidak perlu mencari artikel lain lagi.

Google akhirnya menerjemahkan perilaku ini menjadi data yang nantinya akan digunakan untuk menentukan peringkat. Google mengikuti perilaku kita, kita mengeklik judul yang menarik maka google akan menaikkan peringkat artikel tersebut. Oleh karena itu SEO sudah tidak terlalu berpengaruh lagi dalam penentuan peringkat suatu artikel.

Oleh karena itu sebaiknya menggunakan fitur yang namanya LSI(Latent Semantic Index). Ini adalah fitur modern dalam mesin pencari untuk memahami maksud dan isi serta kualitas dari sebuah konten artikel. Misalnya ketika kita cari nama Apple di google ini bisa dua hal yang berbeda bisa apple yang artinya buah, atau apple perusahaan. Nah, mesin pencari mampu membedakan mana yang buah dan mana yang perusahaan dengan membaca kata yang mengikuti kata pertamanya.

Pada gambar diatas kita akan mendapatkan hasil apple yang berupa buah jika menggunakan keyword “apple fruit”, dan kita akan dapatkan hasil apple perusahaan bila memakai keyword “apple inc”.

Jadi daripada mengulang-ulang keyword untuk mencapai peringkat tertentu,  lebih baik memanfaatkan keyword LSI untuk memberitahu kepada mesin pencari bahwa artikel kita relevan dengan apa yang sedang  dicari oleh user. Untuk mencari keyword LSI tidak sulit, cukup lakukan pencarian di google. Pada contoh ini saya akan gunakan  keyword  “belajar mengaji”, kemudian scroll kebagian paling bawah maka akan kita temukan ini:

Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Kita bisa menulis kalimat-kalimat yang menggunakan kata yang dicetak tebal. Ingat gunakan kata-kata tersebut dengan kalimat yang alami dan menggunakan tata bahasa yang baik.

“Ditengah pandemi seperti sekarang belajar dilakukan secara online, termasuk diantaranya adalah belajar mengaji iqro untuk anak dari mulai iqra 1 hingga iqra 6 dilakukan secara online dan free.

Bahkan hal ini sudah lama dilakukan di Singapore sejak jauh sebelum pandemi covid19 menyerang. Banyak orang dewasa yang mengaji al quran secara online, karena untuk orang dewasa di singapore yang sudah bekerja belajar mengaji tentu sulit dilakukan bila harus datang langsung ke masjid atau ke tempat pengajian maka belajar mengaji online ini merupakan solusi tepat”

Sebagai tambahan ada beberapa hal yang harusnya Anda perhatikan selain menggunakan LSI agar artikel yang Anda buat lebih dijangkau oleh banyak pembaca diantaranya adalah:

Pemeriksaan Tata Bahasa dan Ejaan

Ini adalah hal yang sepele namun bisa berakibat artikel atau website Anda akan ditinggalkan oleh pengunjung. Menulis artikel itu layaknya kita berbicara didepan orang cuma cara dan medianya saja yang berbeda. Jadi hal yang bisa Anda lakukan adalah

  • Tulis artikel sampai selesai tanpa melakukan pemeriksaan
  • Baca artikel anda dengan suara,karena akan beda bila anda membacanya dalam hati
  • Perbaiki setiap kalimat yang terasa janggal

Tambahkan Gambar

Seperti pepatah bagai sayur  tanpa garam, artikel yang tidak ada gambarnya akan terasa hambar dan bikin pembaca ngantuk. Pastikan gambar yang Anda gunakan mendukung dengan artikel yang dibuat, misalnya artikel yang dibuat adalah tentang kenaikan investasi maka gambar ilustrasi yang Anda gunakan haruslah gambar yang mengilustrasikan suatu investasi bergerak naik. Jangan malah investasi turun atau hanya sekedar gambar uang saja. Gunakan gambar yang bersifat free copyright (commercial and personal use) untuk menghindari klaim hak cipta dikemudian hari.

Promosikan artikel Anda

Pada saat Anda mempublish artikel di hari yang sama ada jutaan artikel lain yang juga dipublish. Artikel Anda tidak akan ditemukan bila tidak dipromosikan, google tidak akan tahu kualitas artikel Anda bila tidak ada manusia yang membacanya. Inilah mengapa google ada layanan yang namanya google iklan, disitu kita bisa membayar agar artikel dan website kita ada diurutan teratas dalam pencarian yang  biasanya ditandai dengan “Ad”

Kesimpulan

Artikel ini dibuat dengan sangat mudah agar bisa diterapkan oleh pemula seperti saya agar artikelnya minimal bisa muncul dipencarian google.

Leave a Reply