Tips Mengatasi Flashdisk Sandisk Cruzer Tidak Terbaca di File Explorer

14 0

Flasdisk merupakan media penyimpanan portabel yang mudah dan praktis dibawa kemanamana. Ukurannya yang kecil dan kapasitas penyimpanannya yang besar serta harganya yang sekarang sangat murah membuat orang menggunakannya untuk berbagai keperluan. Namun apa jadinya bila flashdisk tersebut tiba-tiba tidak terbaca di file explorer windows 10. Hal ini lah yang saya alami, flashdisk sandisk cruzer tidak terbaca di file explorer padahal flashdisk ini belum lama saya beli belum ada satu tahun lebih tepatnya. 

Saya lalu ingat cara yang pernah dipakai untuk membuka file di linux ketika membukanya di windows tidak bisa. Pertama saya mencobanya di smartphone karena basic nya smartphone android itu kernelnya linux jadi saya tancapkan kabel OTG lalu flashdisknya. Dan ternyata flashdisk nya bisa terdeteksi dan terbaca. Kemudian saya mencobanya dengan ubuntu dan ternyata terbaca juga, lalu dimana masalahnya.

Saya pun kemudian mencari tahu dimana letak masalahnya dengan mencoba berbagai macam cara seperti yang akan saya jelaskan pada paragraf berikutnya. Sempat berpikir untuk membuang saja flashdisk ini dan membeli yang baru, namun tidak jadi saya lakukan karena isi datanya berupa data proyek-proyek kantor. Ini adalah beberapa cara yang saya lakukan untuk memperbaiki flashdisk sandisk cruzer dan cara ini pun juga bisa digunakan pada flashdisk saya yang lainnya.

Cara pertama adalah dengan memindah dari satu usb ke usb yang lainnya, karena siapa tahu usb nya rusak sehingga tidak bisa membaca flashdisk yang di tancapkan. Namun untuk cara ini saya skip karena usb saya hanya 1 yang tidak rusak dan dapat terbaca di linux.

Cara kedua adalah dengan scan antivirus, hal ini dilakukan karena flashdisk yang tidak terbaca bisa saja disebabkan karena virus komputer. Karena memang ada virus yang diprogram untuk menyembunyikan data flashdisk dan juga menghapus huruf khusus didalamnya sehingga menyebabkan flashdisk itu tidak terbaca. Saya pun mengetesnya dengan antivirus yang namanya cukup ternama, bukan hanya 1 tapi beberapa antivirus sudah saya gunakan namun hasilnya tetap saja flashdisk saya tidak terbaca.

Cara ketiga adalah dengan update driver, beberapa masalah pada hardware komputer bisa diselesaikan dengan cara ini. Biasanya ini terjadi karena driver yang lama tidak dapat mengidentifikasi atau mendeteksi flashdisk tipe baru yang akhirnya menyebabkan flashdisk tidak terbaca di file explorer. Caranya sangat mudah, tinggal buka device manager lalu kebagian paling bawah dan cari dibagian mass storage klik kanan dan klik update driver. Setelah beberapa saat menunggu ternyata driver di laptop saya sudah yang paling update.

Cara terakhir yang saya lakukan adalah dengan secara memberi nama path drive yang bermasalah itu, secara sederhananya ini adalah huruf khusus untuk perangkat tersebut di dalam sebuah sistem windows. Caranya cukup mudah dengan masuk ke bagian disk management lalu klik kanan pada flashdisk yang akan diberi huruf khusus itu. Klik kanan dan pilih change driver letter and path lalu pilih hurufnya, untuk hurufnya bebas bisa sesuka kalian mau huruf apa.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dan keterangan dibawah ini. Cara ini bisa digunakan di semua jenis sistem operasi windows .

Berikut caranya langkah demi langkah

1.Buka Disk Management dan akan tampil seperti ini.

Untuk mencarinya pengguna windows 10 bisa dengan tekan tombol windows dan menuliskankan disk manajement , maka akan tampil seperti ini. Klik saja itu dan akan masuk ke disk management

2.Lalu klik kanan pada flashdisk yang bermasalah dalam kasus saya ini usbstick dan pilih

Change Drive Letter and Paths

3.Klik Add dan pada Assign the following drive letter pilih huruf yang sesuai keinginan kalian

(Pada gambar  sudah tidak bisa diubah karena sudah berisi file bootable windows)

5.Klik OK dan OK lagi lalu coba cek di File Explorer semoga sudah muncul flashdisk yang dimaksud.

Tapi perlu diingat hal ini dapat menyebabkan file file yang ada di flashdisk kemungkinan akan terhapus, maka untuk amannya sebaiknya dibackup terlebih dahulu di smartphone dengan cara menancapkan kabel OTG ke handphone daan tancapkan flashdisknya. 

Untuk penyebabnya sendiri kemungkinan karena flashdisk langsung dicabut tanpa di eject terlebih dahulu dan menyebabkan error pada flashdisk. Maka agar hal ini tidak terjadi dan tidak terulang lagi sudah seharusnya ketika akan mencabut flashdisk dari usb di eject dulu.

Leave a Reply