Pengalaman Suntik Vaksin COVID-19 – Sinovac

149 1

Pengalaman dapat berbeda untuk setiap orang dan tulisan ini tidak bermaksud mengeneralisir karena efek yang ditimbulkan kepada setiap orang berbeda beda — RMND

Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu antusias dengan program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah, namun tidak membuat saya anti vaksinasi dan pro berbagai teori miring mengenai vaksinasi covid-19. 

Namun, sebagai warga Indonesia pada umumnya dan maraknya pemberitaan mengenai covid19 sayapun cukup mengikuti perkembangan berita dan informasi mengenai jenis vaksin yang sudah mendapat izin edar di Indonesia mulai dari sinovac, moderna hingga pfizer.

Saya juga mendapatkan informasi dari salah satu teman yang tinggal di Philipina bahwa efek samping yang ditimbulkan Vaksin Sinovac atau Sinopharm lebih kecil dibanding Moderna. 

Menurut kami sebagai orang awam mengenai hal medis berasumsi bahwa hal tersebut disebabkan Vaksin Moderna hanya perlu satu kali penyuntikan vaksin dibanding sinovac yang memerlukan dua kali penyuntikan.

Kegiatan Vaksinasi di Mall Cilandak, Doc Pribadi

Saya mendapat informasi dari pencari berita atau wartawan jika tahun depan vaksinasi akan dibuat berbayar, saya pun segera mencari penyelenggara vaksinasi yang bisa mudah dijangkau dan terbuka untuk umum. 

Dari sekian penyelenggara vaksinasi, saya memutuskan untuk ikut program vaksin yang diselenggarakan CT Group karena tidak diperlukan KTP sesuai domisili vaksinasi. 

Vaksinasi pertama saya dapatkan tanggal 1 Agustus 2021 dan vaksinasi kedua pada 29 Agustus 2021. Vaksinasi berlangsung hanya sekitar satu menit diluar proses antrian dan administrasi lainnya.

Namun, berselang 3 minggu setelah vaksinasi dan menjelang vaksinasi kedua saya mulai merasakan sesak napas. Gejala sesak napas pun hilang setelah konsultasi ke dokter berkenaan menjelang pelaksanaan vaksinasi ke-2 pada 29 Agustus 2021. 

Tercatat kondisi kesehatan saya cukup baik setelah sekitar seminggu dari pelaksanaan vaksinasi ke-2. Namun hal yang berbeda dirasakan oleh saudari saya yang melaksanakan vaksinasi dengan jenis vaksin yang sama (sinovac). 

Di tubuh (saudari) saya muncul bercak merah atau sering kita sebut dengan campak, dan diputuskan oleh dokter penyelenggara vaksin untuk tidak dapat melanjutkan vaksinasi ke-2. 

Jika status vaksinasi anda tidak muncul di aplikasi peduli lindungi, yang harus anda lakukan adalah hubungi 112 dan 119. Walaupun sangat sibuk namun tidak ada jalan lain selain cara yang resmi tersebut.

Tidak dapat dipungkiri saat ini sertifikat vaksin adalah hal yang harus dimiliki setiap orang jika ingin beraktifitas di luar rumah. Namun terkadang muncul bug atau kendala di dalam aplikasi seperti yang pernah saya alami. 

Untuk mengatasi masalah tersebut anda hanya perlu mengkonfirmasi data diri hingga kode batch vaksin jika ingin memperbaiki kesalahan di sertifikat vaksin.

Hal yang paling penting dalam menjaga kesehatan selain obat, olahraga dan vitamin adalah hati yang tenang serta tidak pernah mengurusi hal yang bukan urusannya — RMND

Sedikit masukan :

  • Jangan melakukan kesimpulan sendiri pada saat muncul efek samping dari penyuntikan vaksin, dan segera konsultasikan ke dokter 
  • Jangan ambil kesimpulan sendiri untuk melanjutkan atau tidak ke tahap vaksinasi selanjutnya, sebaiknya tetap datang ke tempat vaksinasi sesuai jadwal. 
  • Jujurlah mengenai apa yang anda rasakan sebelum melakukan vaksinasi agar dokter dapat memutuskan dengan baik kelayakan anda untuk dapat menerima vaksin. 

Tercatat sudah sekitar 105 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi paling tidak satu kali dan sekitar 40 Juta penduduk Indonesia yang mendapat vaksin full atau sekitar 13% dari total jumlah penduduk. 

Walaupun masih jauh dari target yang ditetapkan untuk mendapatkan herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% saya yakin pemerintah dapat mengejar target tersebut sesuai dengan perencanaan yang ada.

Mengingat hari ini adalah hari terakhir diberlakukannya PPKM (6 Sept 2021) kita akan segera mendapat update terbaru mengenai nasib PPKM. Besar kemungkinan nasib PPKM akan diumumkan nanti sore dan stay tuned !

Kita berharap program vaksinasi, kesehatan dan perbaikan ekonomi dapat berjalan dengan baik sehingga kita dapat melakukan kegiatan sehari hari dengan lebih baik lagi.

Rio Aditya Ermindo

Rio Aditya Ermindo

Follow my instagram @rioadityae

1 comment

  1. kebetulan waktu itu saya juga vaksin make sinovac cuman pegel-pegel sama ngantuk seharian. Besokannya udah normal hehe

Leave a Reply