Pengalaman Migrasi BNI Syariah ke BSI

365 0

Setelah resmi bergabung menjadi satu identitas baru menjadi Bank Syariah Indonesia, maka secara otomatis nasabah Bank sebelumnya seperti Bank Syariah mandiri, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah akan di migrasi secara bertahap ke Bank Syariah Indonesia atau BSI. Berikut adalah pengalaman saya melakukan migrasi rek dari BNI Syariah ke BSI.

Sebagai pemilik rekening di Bank BNI Syariah, sebenarnya saya hampir tidak pernah memikirkan untuk memigrasikan rek milik saya ke BSI. Karena sesuai moto saya “Kalau masih bisa digunakan, kenapa harus ganti ?”

Namun, ternyata atm yang saya miliki sudah tidak dapat digunakan pada saat saya ingin menggunakan transaksi setor tunai via atm dan mau tidak mau saya harus mengurus migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia. Karena saya lebih sering menggunakan atm daripada transaksi ke cabang. 

Hal ini didasari bahwa saya lebih sering melakukan setor tunai melalui atm dibanding setor tunai melalui teller dan melakukan transfer melalui atm (belum aktifkan Mobile Banking). Alasan saya tidak ingin menggunakan Mobile Banking karena menurut saya lebih tenang karena tidak tergiur untuk mengecek tabungan terus menerus (apalagi gak nambah nambah).

Maka saya pun berangkat ke Cab Bank Syariah Indonesia yang berada di Margonda pada Senin, 16 agustus 2021 namun karena kuota sudah full. Saya direkomendasikan oleh petugas Bank yang ada untuk datang kembali pada Rabu, 18 agustus 2021 karena 17 Agustus adalah hari libur Nasional.

No Antrian Bank BSI, Doc Pribadi

BSI Margonda

Di kantor BSI eks BNI Syariah Margonda, saya diterima dengan baik oleh petugas yang ada disana dan diberikan no urut antrian 232. Saya diminta untuk kembali setelah pukul 1 untuk menghindari kerumunan di dalam Bank. 

Karena saya bosan menunggu dan ingin langsung melakukan migrasi tanpa menunggu hingga pukul 1 siang, saya memutuskan mencari kantor cabang BSI ex BNI Syariah terdekat lainnya saya pun mendatangi kantor BSI Cilandak. 

BSI Cilandak 

Di kantor BSI eks BNI Syariah Cilandak, perlu digaris bawahi bahwa di Cilandak ada dua cabang BSI karena berbeda cabang induk sebelumnya (ex BNI Syariah dan ex Mandiri Syariah)

Di kantor BSI ex BNI Syariah saya diterima dengan baik dan diberikan nomor antrian, namun karena begitu banyak antrian. Saya diminta datang kembali tanggal 27 Agustus 2021 (tertulis di nomor antrian). 

Karena saya ingin segera langsung melakukan migrasi tanpa menunggu saya memutuskan mencari kantor cabang BSI ex BNI Syariah lain dan saya pun mendatangi kantor BSI Cipete. 

BSI Cipete 

Di kantor BSI eks BNI Syariah Cipete, ternyata saya langsung dapat melakukan migrasi rekening di sana di lantai 2. Setelah mengisi absen dan menunggu antrian saya dilayani oleh teller untuk melakukan migrasi. 

Proses migrasi tidak membutuhkan waktu migrasi yang lama sekitar 30 menit dan sangat simple mengingat data kita sudah ada atau exist di dalam system dan hanya memerlukan sedikit validasi data.

Setelah migrasi selesai kita akan diberikan kartu atm dan buku tabungan baru, kartu atm lama kita akan dimusnahkan (digunting) dan buku atm lama kita akan digunting bagian tertentu (sama seperti cetak buku rek baru).

Informasi Tambahan 

Persyaratan migrasi rek cukup simple yaitu hanya memerlukan buku rek, kartu atm dan identitas diri pemilik rek (ktp). Untuk biaya transfer ke nomor rek bank lainnya dikenakan biaya Rp 6.500 biaya ini juga termasuk transfer ke rek Bank Himbara lainnya seperti BNI, BRI, BTN dan Mandiri. 

Saat saya melakukan migrasi ke BSI saya sempat tanyakan fasilitas yang sering saya gunakan selama menggunakan BNI Syariah yaitu ketersediaan ATM Setor Tunai. Menurut petugas Bank, BSI memiliki fasilitas setor tunai namun terbatas pada ATM yang tersedia di Kantor Cabang BSI. 

Setelah berhasil melakukan migrasi maka para nasabah ex BNI Syariah, ex BRI Syariah dan ex Mandiri Syariah dapat melakukan transaksi di semua Cab Bank BSI. Untuk saldo sesudah migrasi akan tetap sesuai dengan saldo sebelum migrasi, namun ada banyak nasabah yang mengeluhkan saldo berkurang Rp 50.000. 

Jika setelah anda melakukan migrasi dan terjadi pengurangan saldo maka anda harus melakukan konfirmasi ke pihak bank mengenai masalah tersebut agar terhindar dari perasaan yang mengganggu pikiran anda.

Setiap cabang dan kantor cabang bank di Bank Syariah Indonesia memiliki kebijakan dan cara kerja yang berbeda beda tergantung dengan kebijakan staff yang ada di cabang tersebut. Jika anda memiliki kebutuhan mendesak untuk migrasi namun terkendala dengan waktu waiting list yang lama, saya rekomendasikan untuk mencari cabang bank BSI lainnya.

Ternyata proses migrasi dapat langsung dilakukan secara online via Whatsapp Chat namun untuk informasi lebih lanjut saya tidak tanyakan ke pihak petugas bank, anda dapat melihat langsung informasi tersebut di bawah ini : 

Kantor Cabang BSI Cipete, Doc Pribadi

Sekian pengalaman saya melakukan migrasi dari BNI Syariah ke Bank BSI. Semoga pembaca mendapat sedikit gambaran cara migrasi rekening ke BSI 

Rio Aditya Ermindo

Rio Aditya Ermindo

Follow my instagram @rioadityae

Leave a Reply