Keamanan Data dan Realitas Kehidupan Digital

392 0

“Perdana Menteri tidak menggunakan telepon genggam dan beliau tidak memiliki akun email pribadi,” jelas juru bicara PM Singh seperti dilansir Asia One, Jumat (25/10/2013)”

Isu keamanan data digital kembali mendapat sorotan tajam setelah diduga data milik 279 juta penduduk Indonesia diperjual belikan di situs forum online. Kebocoran data tampaknya hampir tidak dapat dihindari.

Sebelumnya sempat heboh bocornya Dokumen Intelijen Amerika Serikat yang menyebutkan, bahwa negara tersebut melakukan penyadapan telepon kepada 35 Kepala Negara Dunia pada medio tahun 2013.

Dengan bocornya data 279 juta penduduk Indonesia menegaskan bahwa kebocoran data dapat terjadi kepada siapa saja dan kapan saja tanpa pandang bulu.

Maka kesadaran untuk menjaga keamanan data pribadi dan menyadari potensi resiko terjadinya kebocoran harus dapat ditanamkan sejak dini.

Ada beberapa cara yang dapat ditempuh agar kita dapat secara sederhana dapat menjaga keamanan data hingga melakukan mitigasi potensi resiko kebocoran data pribadi.

Lakukan Trik Sederhana / Do Simple Trick

Images : @kellysikkema

Kebocoran data tidak dapat terjadi begitu saja, pasti ada pihak / oknum yang bekerja di perusahaan yang salah satu kegiatan dalam melakukan usahanya mengharuskan pengguna atau nasabah untuk menyerahkan data pribadi miliknya.

Secara umum, sebagai pengguna kita tidak dapat memberikan data pribadi dengan mudah kepada pihak yang tidak memiliki kompetensi untuk memungut data. Maka kemungkinan besar data berasal dari pihak yang memiliki level of trust yang tinggi dihadapan para penggunanya

Trick yang dapat kita lakukan adalah mengganti nama tengah dengan inisial atau nama lain diluar nama asli milik kita. Hal ini perlu kita lakukan setiap mengisi form data diri di tempat yang menurut kita, kurang dapat dipercaya dan hal yang paling penting adalah jangan lupa untuk mencatat nya.

Maka jika kemudian hari terjadi kebocoran data ke pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan cepat kita dapat membantu pihak berwajib untuk mengusut sumber kebocoran data.

Ubah Kata Sandi

Image : @nordwood

Ubahlah kata sandi anda secara berkala untuk dapat menghindari kebocoran akun anda, ada sedikit tips untuk memudahkan anda membuat kata sandi yang kuat dan tidak mudah bocor yaitu dengan menggunakan bantuan fitur password generator secara online yang dapat membantu kita membuat password random hingga 2048 huruf.

Simpan password tersebut dengan notepad atau word seperti menyimpan dokument pada umumnya dan letakkan file pada media penyimpanan portable yang dapat dibawa kemana saja seperti flashdisk.

Aktifkan Verifikasi 2 Langkah

Verifikasi dua langkah (Two-step verification) merupakan sistem keamanan tambahan yang banyak disematkan oleh para pengelola akun digital. Verifikasi dua langkah (Two-step verification) memungkinkan tingkat keamanan yang lebih tinggi dan hanya anda yang dapat mengakses akun.

Hal ini mengingat selain membutuhkan password untuk login, akun yang dilengkapi dengan fitur verifikasi 2 langkah memerlukan kode autentifikasi sekali pakai berupa pin untuk dapat melakukan login.

Pastikan kontak anda aktif karena jika anda kehilangan akses dengan no yang didaftarkan, maka anda sendiri tidak dapat mengakses akun tersebut.

Jangan Gunakan Alat Telekomunikasi / Ekstrem Methods

Image : @teenagerinro

Trik selanjutnya terdengar lucu dan mengada ngada, namun hal ini dilakukan oleh PM India Manmohan Singh disaat banyak pimpinan negara di dunia mengalami penyadapan di tahun 2013.

PM India pada masa itu Manmohan Singh melalui juru bicaranya mengatakan bahwa Manmohan Singh tidak takut atas insiden tersebut karena beliau secara pribadi tidak menggunakan email maupun telp.

Gunakan Email Pribadi Bukan Gratisan

Image : @sigmund

Email gratisan mewajibkan anda untuk memberikan data pribadi secara sukarela setiap ingin melakukan register di dalam platform mereka, dan dengan menggunakan email gratisan secara tidak sadar kita memberikan data kita kepada pemilik platform email gratisan tersebut.

Dengan menggunakan milik sendiri setidaknya kita tidak menyerahkan begitu saja data yang kita miliki pada orang lain. Walaupun penggunaan email pribadi tidak otomatis menghindari anda dari resiko kebocoran data, namun dengan menggunakan email anda sudah berupaya menjaga data anda di tangan yang tepat.

Disisi lain menggunakan email pribadi dapat meningkatkan tingkat trust orang lain kepada anda karena terlihat lebih proffesional. Untuk dapat berkonsultasi mengenai cara penggunaan email pribadi, baik diri anda sendiri maupun perusahaan anda. Dapat menghubungi kami di [email protected] atau Official Whatsapp Mayanesia : 0821-1082-9195

Rio Aditya Ermindo

Rio Aditya Ermindo

Follow my instagram @rioadityae

Leave a Reply