Kata dan Data Ekonomi Indonesia 2020

10 0
Mengarungi laut

Lautan datang kepada kapal bukan untuk menenggelamkannya, tetapi lautan mendatanginya karena ia ingin menemani dan memastikan kapal sampai ke tujuan dengan selamat — RMND

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat untuk dijalani, bukan hanya di Indonesia tapi kemungkinan besar di alami oleh semua kalangan di seluruh dunia. Tercatat negara maju seperti Italy, Singapore hingga Amerika telah resmi mengalami resesi dan disusul Indonesia mendeklarasikan resesi pada November lalu.

Pemerintah optimis pada tahun depan pertumbuhan ekonomi Indonesia berkisar di angka 4% hingga 5%. Pertanyaan pun muncul di benak masyarakat umum termasuk saya sendiri, sebenarnya bagaimana kondisi aktual ekonomi Indonesia di tahun 2020.

Pada kesempatan ini, sekitar pertengahan bulan terakhir Desember 2020, saya akan membahas sedikit tentang bagaimana kondisi aktual ekonomi Indonesia berdasarkan data yang telah terpublikasi luas oleh pemerintah di media massa.

Resesi di tahun 2020, bukan menjadi hal yang tabu untuk diperbincangkan pada masa sekarang. Namun resesi bukanlah hal yang dapat diremehkan ataupun ditakuti secara berlebihan. Kita harus sudah menerima bahwa resesi sudah menjadi kenyataan dan harus dijalani dengan penuh optimisme.

Resesi tahun 2020 diprediksi menjadi resesi terbesar setelah Great Depression yang melanda Amerika tahun pda tahun 1929. Dengan melihat prediksi yang cukup menegangkan seperti ini justru menjadi dorongan tersendiri bagi kita semua jika dapat mampu bersama sama melewati masa masa sulit pandemi.

Jika kita melihat data yang terpublikasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia Q3 masih menunjukkan kinerja negatif  (-3,49). Namun demikian sudah terlihat mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan kinerja Q2 yang menunjukkan kinerja -5,32.

Hal tersebut menunjukkan bahwa upaya masyarakat dalam memperbaiki ekonominya, dan disertai dorongan stimulus yang sudah diberikan pemerintah menunjukkan respons yang positif dalam upaya perbaikan ekonomi walaupun hasil akhir masih menunjukkan kinerja negatif.

Image : Agrotek.id

Setiap hari jatuh, setiap hari tumbuh dan berbuah sepanjang tahun — Belimbing

Pada sector lapangan kerja, diperkirakan ada penambahan angka pengangguran sekitar 5 juta angkatan kerja di tahun 2020. Hal ini dipicu oleh banyaknya perusahaan yang melakukan pengurangan tenaga kerja di sector real akibat dari kebijakan pembatasan social yang dijalankan pemerintah demi menurunkan angka penyebaran viru Covid19.

Namun peningkatan angka angkatan kerja yang tinggi bukan menjadi hal yang baru di Indonesia, karena sudah banyak penelitian yang melakukan prediksi bahwa Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2020 hingga 2030.

Pada masa normal, masa bonus demografi dapat digunakan untuk memicu pertumbuhan ekonomi untuk dapat menjadi lebih baik lagi. Mengingat pada masa bonus demografi terjadi maka akan ada banyak angkatan kerja berada di rentang usia produktif untuk bekerja.

Yang dapat kita pikirkan bersama adalah bagaimana dapat memaksimalkan bonus demografi menjadi penggerak ekonomi Indonesia di masa pandemic dengan menggunakan segala kemajuan teknologi yang ada.

Kita dapat memaksimalkan teknologi dan sumber daya manusia yang ada untuk menggerakkan roda ekonomi secara digital. Terdorong dari kenyaaan bahwa kita mengalami pembatasan untuk melakukakan kegiatan secara fisik di luar rumah.

Digitalisasi menjadi pilihan yang tidak dapat dihindari untuk dapat beradaptasi kedepan. Disisi lain pada sector perdagangan ritel imbas pembatasan social berakibat sangat besar dan banyak usaha ritel seperti fashion hingga makanan omsetnya turun hingga lebih dari 50%.

Pada kebijakan pemerintah, pemerintah sudah melakukan beberapa kebijakan untuk dapat mendongkrak laju perekonomian. Baik dengan memberikan subsidi gaji, penurunan suku bunga acuan, hingga bantuan social untuk masyarakat yang membutuhkan.

Namun kebijakan yang baik belum tentu berdampak baik jika tidak digunakan dengan sebaik baiknya oleh masyarakat. Kebijakan yang baik juga harus didukung dengan pengawasan yang baik agar tepat sasaran.

Sumber : Mayanesia.com

Leave a Reply